AADA (Ada Apa Dengan Aku)?

Wanita datang atas nama harapan
Fajar pagi mengembang
Sudut coklat mata indahnya
Membias setiap lunglai langkah
Nyanyikan bait-bait cinta biru malamku

Kutemukan jalan berbatu...
Darah...
dan bangkai busuk babi itu !
Namun dimana pemburu ?

Haruskah ku lari kehutan kemudian teriakku
Kulari kepantai kemudian teiakku
(Anjing, babi, monyet, bangsat !!!)
Namun sayang...
Ini bukan AADC kawan...

Biarkan ku berbagi rasa dengan cawan-cawan anggur
Menikmati disetiap pahit getirnya
Mencekik leherku membiru....

Dalam tetesan darah sejarah.....

Dalam dingin dan kaku

Aku diam...

0 Response to " "

Posting Komentar