KUMPULAN SINOPSIS NOVEL

SINOPSIS ASMARA ASRAMAKU
Oleh : Sudyus Barbassy

Aku adalah bagian dari sekelompok mahasiswa ”EKSKLUSIF” di Institut Teknologi Bandung, tempat aku kuliah. Walaupun tidak seberuntung teman-teman lainnya, akan tetapi aku selalu berusaha tetap kuliah agar bisa lulus menjadi seorang sarjana. Himpitan ekonomi yang begitu kuat menerpaku yang datang bertubi-tubi membuatku tetap tegar dan semakin yakin untuk bisa menyelesaikan kuliah di institut ternama ini. Cerita dimulai ketika bapakku gagal terpilih menjadi kepala desa pada tahun 1993, sementara tahun 1994, aku berniat melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi melalui UMPTN. Setelah berhasil menembus gerbang UMPTN dan menjadi mahasiswa baru, aku mengalami permasalahan keuangan yang luar biasa.

Permasalahan kontrak/sewa rumah tinggal di Kota Bandung yang semakin mahal dari tahun ke tahun, menjadikan aku terus berusaha untuk menemukan tempat tinggal yang murah dan strategis, salah satu pilihannya adalah asrama mahasiswa. Berbagai asrama sudah aku temui, salah satunya adalah Asrama B Charade (Rumah B) yang pada akhirnya menjadi tempat tinggal bagiku di tingkat 2 masa kuliah dan seterusnya, sampai aku lulus dari kampus tercinta.

Sistem asrama yang berbeda dengan kos-kosan atau rumah sewa lainnya menuntut para penghuninya untuk dapat beradaptasi dengan yang lainnya, tanpa menimbulkan permasalahan baru. Munculnya polemik yang menjadikan persinggungan antar penghuni asrama yang berbeda karakter, budaya, agama, sosial-ekonomi, dan lain-lain sangat mungkin terjadi, oleh karena itu terbentuklah sistem asrama yang dipakai secara turun-temurun bagi penghuni yang mendiami asrama tersebut.Akibat krisis ekonomi yang menimpa bangsa ini, berimbas pada sistem asrama yang selama ini telah dikembangkan oleh masing-masing generasi yang mendiami harus berubah total.

Merger asrama yang menyatukan berbagai karakter asrama di kampus ini, menjadikan sistem baku yang telah dikembangkan di Asrama B Charade harus bergeser setelah mengalami pergesekan dan persinggungan antar penghuni asramanya. Permasalahan lainnya yang berkembang di Asrama B Charade adalah mengenai cinta dan kemiskinan. Cinta kasih yang berkembang di asrama oleh salah satu penghuni akan selalu kandas jika wanita yang sedang diincarnya adalah mahasiswi yang berasal dari kalangan asrama puteri di kota Bandung. Hal ini disebabkan hubungan antar penghuni asrama yang begitu plural, sangat menyusahkan bagi seorang penghuni asrama untuk menentukan wanita pilihannya, karena akan diganggu oleh para penghuni lainnya.

Sementara kemiskinan adalah pokok pembicaraan yang sangat asyik untuk diperbincangkan di asrama. Mas Far sebagai tokoh yang selalu mengeluarkan joke-joke indah dan lucu mengenai cinta dan kemiskinan, secara tidak sadar menjadi panduan khusus bagi para penghuni lain yang berada dalam proses mencari cinta dan ketulusan, termasuk aku.Bagi kalangan penghuni Asrama B Charade, di tolak oleh wanita atau mahasiswi pada saat itu, bukan merupakan sesuatu yang tabu.

Sarwan sebagai tokoh antagonis dalam novel ini selalu bergonta-ganti wanita yang diincarnya dengan memanfaatkan telepon kartu yang terpampang di ruang tamu asrama. Dalam satu minggu Sarwan bisa menghabiskan ratusan bahkan ribuan pulsa untuk mengembangkan sayapnya guna menjaring wanita-wanita yang diincarnya. Permasalahan kadang muncul pada saat dua penghuni asrama sedang mengejar wanita yang sama di asrama puteri tertentu, bahkan mereka bersitegang sampai melalaikan tugas-tugas asrama, yang pada akhirnya mereka harus disidangkan oleh sidang istimewa asrama untuk mendamaikan semuanya.Pertandingan scrabble yang telah dilaksanakan di Asrama B Charade dengan mengundang 10 asrama puteri yang ada di Bandung, ternyata menyisakan permasalahan yang tidak kunjung selesai. Aku, Sarwan, Awang, Imron dan Syahril menaksir wanita yang sama dari Asrama Puteri Bumi Rengganis Unpad bernama Shinta.

Untuk mendinginkan suasana, akhirnya terjadi kesepakatan, kami berlima sepakat untuk membuat surat cinta yang ditujukan ke Shinta, sementara pemenangnya adalah yang diperbolehkan untuk melakukan pendekatan ke Shinta. Sayangnya aku bukan pemenangnya, akan tetapi karena surat yang dibuat Awang berdasarkan isu yang berkembang ditujukan ke Dina, maka aku bebas melakukan pendekatan ke Shinta, walaupun hasilnya sama saja, DITOLAK. Pendamping wisuda yang sangat didambakan oleh semua mahasiswa yang lulus kuliah, menjadi impian tersendiri bagi kalangan mahasiswa yang tinggal di asrama. Saat aku bingung mencari pendamping wisuda karena gagal ditolak Shinta, aku justru mendapatkan pendamping wisuda bajakan yang difasilitasi oleh lapis terakhir penghuni Asrama B Charade, saat aku diwisuda.Sebagaimana kamera yang hanya menangkap sebelah sisi, maka novel ini disarikan dari berbagai macam potret yang digabungkan untuk melengkapi satu segmen dengan segmen yang lainnya. Potret terakhir diambilkan dari gambaran masing-masing personel setelah lulus dan berkarier pada dunia yang ditekuni masing-masing. Ternyata Sarwan Sang Pencundang yang mempunyai Indeks Prestai (IP) paling rendah di antara kami dan selalu menjadi trouble maker di Asrama B Charade, kuliahnya paling lama, kerap bermasalah di asrama puteri dan selalu dikejar-kejar rektorat agar tidak DO (Drop Out) menjadi figur yang cukup berhasil dibandingkan dengan yang lainnya.

Sistem dan aturan asrama yang berbeda dengan kos-kosan menuntut adaptasi khusus bagi para penghuni baru yang hendak tinggal di Asrama B Charade lebih lama, sebab jika tidak diterima oleh semua komunitas maka penghuni baru akan diusir dari asrama. Status kepenghunian dari grade paling rendah sampai paling tinggi menjadi bagian yang menarik untuk disimak dalam novel ini. Termasuk lelang kamar untuk para penghuni dengan status Penghuni Tetap Asrama dalam memperebutkan kamar-kamar idola di Asrama B Charade.

Dengan digusurnya Asrama B Charade maka runtuhlah dinasti kekaisaran asrama yang telah berjalan puluhan tahun yang lalu. Akan tetapi dinamika dan romantika bersama yang pernah terjalin antar alumninya tetap menguat bagaikan kristal kaca yang tak pernah lapuk. Novel ditutup dengan potret keberhasilan alumni Asrama B Charade yang tinggal di asrama dari generasi 1990 – 2002 setelah 5 tahun meninggalkan asrama. Rumah sederhana yang dihuni oleh sekelompok mahasiswa ”EKSLUSIF” itu mampu mengantarkan para penghuninya ke level-level keprofesian yang berbeda sesuai dengan jurusan dan keahliannya masing-masing. Karakter kemiskinan yang selalu didengang-dengungkan di telinga masing-masing menjadi kenangan tersendiri, pada saat para penghuninya MENJADI ORANG KAYA.

SINOPSIS KETIKA CINTA BERTASBIH
Karya :Habiburrahman El Shirazi

Pada dasarnya cerita Ketika Cinta Bertasbih (KCB)
sama dengan novel Ayat2 Cinta, tapi yang membedakan dalam novel KCB ini terlalu
banyak karakter yang ditampilkan sehingga membuat pembaca dibuat sedikit harus
berusaha mengingat lebih keras alur cerita pada bab2 sebelumnya. Walaupun
banyak karakter, akan tetapi dalam setiap novel pasti ada karakter yang dominan
untuk ditampilkan sebagai pemeran utama dan dalam KCB pemeran utamanya adalah
seorang mahasiswa ndeso asal Indonesia bernama Khairul Azzam (Azzam) yang
mendapatkan beasiswa untuk belajar di bumi para nabi (Mesir).
Nasib Azzam dalam KCB tidak seberuntung Fahri
dalam Ayat2 Cinta yang masih memiliki orang tua yang masih lengkap. Azzam telah
menjadi seorang anak ”yatim” karena ayahnya meninggal akibat kecelakaan dan
kejadian itu terjadi pada saat Azzam telah berhasil menyelesaikan semester
pertama kuliahnya di Mesir dengan hasil yang Sangat Baik dan prestasinya itu
menunjukkan kesungguhan niatnya dalam menimba ilmu sehingga membuat kagum
almarhum ayahnya. Akan tetapi keinginan untuk dapat menimba ilmu
setinggi-tingginya di Mesir tersebut harus dipendam karena setelah ayahnya
meninggal, beban hidupnya bertambah selain kuliah dia juga harus menjadi tulang
punggung bagi keluarganya di Indonesia menggantikan ayahnya tercinta. Untungnya
Azzam segera mendapatkan ide untuk mewujudkan cita2nya tanpa mengabaikan kewajibannya
terhadap keluarga yaitu dengan memutuskan untuk tetap kuliah di Mesir dan
menjadi ”entrepreneur sejati” sebagai pembuat Bakso dan Tempe.
Kesibukannya sebagai entrepreneur tersebut yang
menyebabkan kuliahnya tidak juga selesai setelah 9 tahun lamanya hingga akhirnya
pada suatu hari adiknya di Indonesia mengirimkan sebuah surat yang menceritakan
bahwa pengorbanan Azzam tersebut tidak sia2 karena alhamdulilah adik2nya telah
lulus kuliah dan mendapatkan pekerjaan yang layak. Berita tersebut langsung
disambut oleh Azzam dengan ucapan syukur dan yang tersisa adalah kewajibannya
untuk dapat menyelesaikan kuliahnya dengan segera merampungkan 1 mata kuliah
yang sebenarnya sengaja ia sisakan agar
dia dapat memperpanjang visa tinggalnya di Mesir. Alhamdulilah dengan usaha dan
pertolongan 4JJI SWT, Azzam dapat menyelesaikan mata kuliahnya tersebut dengan
hasil yang baik sehingga ia berhak mendapatkan gelar S1 dan dapat segera pulang
ke Indonesia untuk menemui Ibu dan adik2nya yang telah memendam rindu 9 tahun
lamanya. Kehidupan Azzam di bumi para nabi itu tidak terlalu diwarnai oleh
kisah2nya dengan para akhwat kecuali hubungan bisnisnya dengan putri dubes
Indonesia yang bernama Eliana dan kisah lamarannya yang telah ditolak secara
halus oleh paman dari seorang mahasiswi Indonesia yang bernama Anna
Althafunnisa (Anna) dengan alasan telah terlebih dahulu dikhitbat oleh orang
lain, akan tetapi yang membuat Azzam kecewa pernyataan yang menyiratkan bahwa ”andaikan
Anna belum dilamar orang lainpun Azzam dinilai kurang sepadan dengan akwat
tersebut".
Seperti layaknya kisah cinta Nurul terhadap Fahri
dalam Ayat2 Cinta, dalam KCB juga terdapat satu kisah yang membuat hati gerimis
yaitu kisah cinta seorang akhwat yang bernama Tiara (mahasiswi Indonesia asal
Aceh) terhadap Fadhil (Mahasiswa Indonesia asal Aceh) yang akhirnya tidak dapat
bersatu karena 4JJI memiliki rencana lain dimana Tiara akhirnya menerima lamaran
seorang ustadz bernama Zulkifli yang juga merupakan teman karib dari Fadhil.
Keputusan Tiara untuk menerima lamaran tersebut dikarenakan lelaki yang sangat
dimimpikan untuk menjadi suaminya (Fadhil) tidak memberikan tanda2 mencintai
dirinya. Prasangkanya ini timbul ketika Tiara meminta pendapat Fadhil mengenai lamaran
ustadz Zulkifli terhadap dirinya dan dengan mantap Fadhil mengatakan bahwa ”susah
dicari alasan untuk menolak lamaran orang sebaik ustadz Zulkifli”. Jawaban
Fadhil ini membuat Tiara sangat sakit karena merasa cintanya bertepuk sebelah
tangan, padahal yang sebenarnya terjadi justru sebaliknya Fadhil pun merasa
sakit hati ketika mendengar akhirnya wanita yang sangat dicintainya itu
melangkah ke pelaminan bersama orang lain. Akibat perasaannya itu, Fadhil sempat
tergoda untuk mengikuti ajakan Tiara yang memiliki rencana untuk membatalkan
pernikahannya tersebut dua hari sebelum hari H. Untungnya ia berhasil menolak
tawaran Tiara dan akhirnya dapat menerima kenyataan itu dengan ikhlas dan
pasrah karena dia yakin hal tersebut adalah yang terbaik menurut 4JJI.
Selain kisah Tiara dan Fadhil, ada satu kisah
dalam KCB yang sangat getir. Kisah ini menimpa teman karib Azzam yang bernama
Furqan. Dia adalah seorang lelaki yang nyaris sempurna dan mungkin tipe yang
sangat di idam2kan oleh para akhwat untuk dijadikan suami, bagaimana tidak
Furqan selain ditakdirkan lahir dari keluarga pengusaha Indonesia yang kaya
raya, dia juga memiliki paras tampan dan yang terpenting adalah Furqan memiliki
ilmu agama yang baik dan telah berhasil menyelesaikan kuliah S2nya di Mesir. Alasan2
itulah yang membuat dia merasa sangat yakin dapat dengan mudah mendapatkan
seorang calon pendamping hidupnya kelak
dan pilihan itu akhirnya jatuh pada seorang akhwat cantik dan pintar yang
merupakan anak dari seorang kiai asal Klaten bernama Anna Althafunnisa (inilah
salah satu alasan yang membuat lamaran Azzam ditolak oleh pamannya Anna) dan
ternyata perkiraannya itu terbukti akhirnya Anna menerima pinangannya setelah
dengan proses pertimbangan yang cukup lama. Tetapi kesempurnaan masa depan yang
telah diukir oleh Furqan tiba2 harus kandas hanya dalam satu malam akibat
kejadian yang tidak pernah disadarinya. Dia menjadi target operandi seorang
mata2 mosad israel berinisial Miss Italiana yang memiliki misi merusak generasi
islam yang berkualitas dengan cara menjebak dan menularkan virus yang sangat
ditakuti oleh seluruh umat di dunia karena belum ada obat yang dapat
menyembuhkan penyakit yang diakibatkan oleh virus tersebut yakni penyakit AIDS.
Bagaikan langit yang tiba2 runtuh, itulah perasaan Furqan ketika Rumah Sakit
menyatakan bahwa ia positive terjangkit virus HIV AIDS, seketika pula ia merasa
hidupnya dan seluruh kesuksesan yang berhasil ia raih selama ini sudah tidak
memiliki arti..hiks..hiks… Kejadian ini merupakan ujian dan teguran dari 4JJI
bagi Furqan yang selama ini telah berpendapat bahwa takdir itu ada hukum2
alamnya yang mengikuti aturan sebab dan akibat. Padahal manusia sesungguhnya
tidak bisa menentukan takdirnya, kewenangan yang diberikan Tuhan untuk manusia
hanyalah berikhtiar dan berusaha karena takdir sepenuhnya adalah hak dan
keputusan 4JJI SWT. Kun Fayakun

SINOPSIS PEREMPUAN BERKALUNG SURBAN
Karya :Abidah El Khalieqy

Kisah berawal dari sebuah pesantren Al-Huda di Jawa Timur milik Kyai Hanan (Joshua Pandelaky) pada tahun 80-an. Seorang gadis berumur sepuluh tahun Annisa (Nasya Abigail) yang menjadi anak ke tiga dari sang Kyai berbeda dengan gadis kecil lainnya di daerah tempat pesantren itu. Ketika kedua saudara laki-lakinya belajar menunggangi kuda, Annisa kecil ingin juga belajar. Namun, dia dilarang oleh kedua orang tuanya, karena dia seorang perempuan.
Annisa merasa tak nyaman dengan lingkungan pesantren dan keluarganya karena selalu ‘menyampingkan’ statusnya sebagai perempuan dengan alasan syariat Islam. Untungnya ada salah satu orang yang mengerti kegelisahan Annisa yang keras kepala dan mengajari Annisa naik kuda, dia adalah Khudori seorang lelaki cerdas dengan pikiran terbuka. Namun, perlindungan Khudori tak berlangsung lama karena dia harus pergi ke Al-Azhar di Kairo untuk melanjutkan kuliahnya dan meninggalkan Annisa sendirian.
Annisa (Revalina S Temat) telah remaja dan memutuskan untuk melamar beasiswa di sebuah Universitas Islam di Yogjakarta. Dia begitu senang ketika pada akhirnya beasiswa yang dia ajukan di Yogyakarta akhirnya mendapat balasan p[ositif, yang berarti dia diterima untuk kuliah disana. Namun, ayahnya yang masih berpikiran kolot tentang syariat Islam, melarang keras anaknya itu untuk melanjutkan kuliah ke yogyakarta. Ayahnya ayng seorang Kyai itu berdalih bahwa haram hukumnya bagi seorang perempuan untuk bepergian safar tanpa muhrim. Tak disangka, ayahnya malah meminta Annisa untuk menikah di usianya yang masih belia itu. Annisa dijodohkan dengan Samsudin (Reza Rahadian) anak seorang Kyai yang membantu pesantren Al-Huda. Dunia pernikahan dirasa Annisa buruk karena perbuatan kasar dan tekanan yang dilakukan sang suami. Tak hanya perlakuan kasar yang didapatkan, Annisa juga dipoligami. Annisa tak bisa berbuat apa-apa karena syariat Islam yang bercokol erat dalam dirinya mengajarkan bahwa perempuan harus mengikuti apa yang dilakukan suami dan menurut apa kata suami. Surga seorang perempuan ada di bawah telapak kaki suaminya. Itulah ajaran yang Annisa terima sejak masih kecil.
Annisa selalu merasa kalau perempuan menjadi warga negara kelas dua, ditindas hak-haknya dan dilupakan suaranya. Namun, semuanya berubah ketika Khudori datang kembali ke Al-Huda dan bertemu dengan Annisa. Benih-benih cinta yang dirasakan sejak kecil masih ada dalam diri Annisa dan Khudori. Tak jarang mereka berdua bertemu dan berbagi cerita. Annisa menceritakan masalah kekerasan yang dilakukan suaminya kepada Khudori. Sayangnya, karena kesabaran yang dimiliki Annisa sudah mulai menipis, dia nekat melepas jilbabnya (masih pakai daleman jilbab) dan meminta Khudori untuk menzinahi dirinya. Khudori yang merasa terkejut dengan sikap Annisa, langsung membuat jarak beberapa meter dari perempuan itu sambil berusaha menenangkan Annisa dan berjanji akan menikahi perempuan itu setelah Annisa menyelesaikan masalahnya dengan sang suami terlebih dahulu. Namun, tanpa diduga, Syamsudin dkk memergoki mereka yang terlihat seperti sedang bercumbu, padahal Khudori bahkan belum menyentuh Annisa. Dan mereka pun disangka telah melakukan hal yang tak diperbolehkan sebagai seorang lelaki dan istri orang sehingga hampir2 membuat mereka berdua dirajam oleh warga pesantren. Annisa akhirnya diceraikan sang suami di hadapan para warga pesantren dan dia memutuskan untuk pergi ke Yogjakarta.
Di Yogjakarta Annisa mulai memperlihatkan bakatnya dengan menulis. Dia bekerja di sebuah kantor konsultan dan menjadi konsultan handal. Annisa pun menikah dengan Khudori dan kembali ke Al-Huda dengan membawa buku-buku karyanya. Annisa ingin santri-santri yang ada di sana belajar memperjuangkan haknya sebagai perempuan dengan banyak membaca dan menulis. Namun, di pesantren itu terdapat larangan membaca buku yang berbau dunia luar. Annisa memperjuangkannya dengan membuat perpustakaan di Al-Huda.

Cerbung

KENAPA MESTI AKU ??

TAK ADA YG TAHU TAKDIR KITA ITU GIMANA?
KITA TIDAK BISA MERUBAH, TAPI CUMA BISA MENGIKUTI GARIS-GARIS`NYA

Arai begitu terpukul. Mata`y berkaca -kaca. Dunia seolah mau runtuh baginya. Tapi tak ada gunanya menangis....bukankah menangis itu percuma, bukankah menangis hanyalah pantas bagi seorang wanita yang lemah seperti Nina, wanita yang sangat disayanginya, wanita yg memberikan separuh dari hidupnya." Aku pergi Na....tak perlu lagi aku menjagamu, karena sudah ada dia lelaki yg beruntung sbagai pilihan orang tuamu".
Perlahan Ngarai melepaskan tangan`y. Tak kuasa lagi dia melihat wajah memohon Nina. "Pikiranku sudah bulat, aku akan ke Ibu Kota, aku tak sanggup jika hrs melihat kau bersanding bersamanya"
"...Tapi Ar...?!" Nina kembali memegang tngan Arai
" Katakan juga sama orang tuamu, akupun bisa jd orang ! "
" aRAI !! dengar dulu !! " suara Nina semakin keras
" Percuma saja Na, percuma jika kau melarangku pergi, toh kamupun tak kuasa tuk menentang keinginan orang tuamu..." batin Arai
"maafkan aku Ar...maafkan aku....!" suara Nina smakin parau dan lirih.
" DENGER NA...LEBIH BAIK AKU MATI JIKA SAMPAI AKU TAK BISA MEMILIKIMU, DAN JIKA AKU BUKANLAH JODOHMU MUNGKIN SUATU SAAT NANTI DARI SAUDARAKU ADA YG BERJODOH DNG DARAH DAGINGMU...amin "
Arai kemudian bergegas pergi, tak mau lagi dia mengingat Nina.Wanita yg sangat dicintai dan sangat disayangi di kampungnya itu.
TOH API AKAN PADAM, JIKA BARA`NYA SUDAH MENG`ABU....

Tiga tahun sudah berlalu, dan disatu siang dikala itu
Seorang ibu menangis menjadi-jadi. Pakaian yg hbs dicuci disungaipun jatuh berserakan dialas lantai rumahnya yg msh berdebu. Hanya bisa pasrah...dan dihibur oleh anak perempuan satu-satunya dikeluarga itu.
" Kenapa Mar...kenapa bnyk org dirumah kita?" Ibu itu msh juga blm sadar.
" Yang sabar ya Bu, mngkin ini cobaan dari Allah.."
Marni sbg anak perempuan yg tertua dikeluarga itu mencoba menghibur ibunya bersama adiknya yg nomer dua.
"Apa salah kita Mar ? apa salah kita ??"
tangannya berusaha membuka peti jenazah itu, tapi orang-orang yg membawa peti itu melarangnya.
"Sebaiknya Ga usah bu, klo ibu melihatnya mngkn hati ibu akan tambah sakit "
Hanya Allah yg tau persis Arai terbunuh karena kecelakaan, dibunuh oleh orang yg sirik sama dia karena dia sngt disayangi oleh majikannya yg di Jakarta, atau karena ucapan dia sendiri ?

CINTA ITU TAK HARUS SALING MEMILIKI
KARENA CINTA TELAH CUKUP UNTUK CINTA

Ba`da Ashar sore itu

Nina tepekur di atas pusara Arai yg masih memerah.Air matanyapun mengalir tak terasa.Hanya terdengar isak tangis dari bibirnya. Sungguh ia tak mengira nasib Arai akan setragis ini.Ia tdk bisa membayangkan kalau orang yg sangat dikasihinya menemui ajal, ditempat yang jauh dari orang-orang yang dikasihinya.Bahkan kematiannyapun masih menyisakan tanda tanya.Bagaimanapun dia adalah lelaki yang telah banyak memberikan kenangan manis bersamanya.Meninggalkan dirinya karena kecewa, dan pulang setelah 3 tahun lamanya, itupun diatas mobil Ambulance yg ditumpanginya.

Semuanya sudah terlambat....dan ia tak bisa memberikan sesuatu yg berarti disisa-sisa hidupnya Arai.
Dan kini...tak sempat lg dia membawa bunga untuk ditaburkannya diatas pusara Arai,hanya doa yang bisa dia panjatkan semoga Arai bisa tenang di alam sana dan bisa memahami dirinya.

"Jika aku bersalah sama kamu...aku mohon maaf Ar..."
hening.....
tak terdengar apapun dari mulut Arai yg biasanya sok mengatur-atur Nina.Sok perhatian dan sebagainya.
Hanya semilir angin yang gemerisik diantara gesekan daun-daun pohon kamboja.
Dan suara burung gagak itu...
"Kenapa kamu diam Ar ? kenapa ?? caci makilah aku jika itu akan membuatmu merasa tenang disana..."
Perlahan Nina mengeluarkan sesuatu dari balik sakunya.
Sebuah cincin manis dari pucuk daun pohon bambu yang sudah mengering.
Sesuatu yang sangat berharga buat Nina dan juga Arai. Dimana rindu dan juga kesetiaan tersirat di dalamnya.(oughh...so lebay dech !)
"Aku tak pantas lagi menyimpan ini Ar...maafka aku."
Nina meletakkan cincin itu diatas pusara Arai.
Terkenang kembali saat-saat dia dan Arai saling bertukar cincin itu dibawah sinar bulan purnama dibawah pohon bambu dan disaksikan oleh anak-anak kecil yang bermain Gobag sodor bersamanya.

Ingin rasanya Nina mencurahkan sgala isi hatinya kembali ttg cinta, tentang sayang, tentang kehidupan, tapi mngkn tidak...untuk membahas ttg masa depan antara Arai dan dirinya.Karena Arai telah tiada.
Dan kini semuanya kini tlah berubah.

Ba`da Maghrib
Lelaki itu membanting pintu kamar itu keras-keras dan berkata...
"Pantesan aja dari tadi aku cari-cari kamu nggak ketemu ?ehh..taunya !, kenapa nggak nginep aja km tadi disana...??"
Nina hanya bisa terdiam, mngkin itu memang salahnya.Sehingga tak sempat ia menanak nasi untuk suaminya, dan juga anaknya.
"Anakmu dari tadi nangis terus, badannya panas....eh kamu malah asik pacaran sm mantanmu yg sudah jadi mayat!"terdengar ketus mulutnya.
"Mas jaga omonganmu !" kata Nina sambil menggendong bayinya
"Keluarga sendiri ditinggalin, ngurusnya diri sendiri aja..."
Nina berlari kekamarnya. Ingin rasanya dia menangis sejadi-jadinya.Disatu sisi dia memang bersalah,tapi disisi lain tak akan ada orang yang mau mengerti dirinya.
Mungkin hanya Arai...ya hanya Arai yg memang benar-benar mengerti dirinya....

APABILA CINTA DATANG MERENGKUHMU, PASRAHLAH SERTA MENYERAHLAH, MESKIPUN JALANNYA TERJAL DAN BERLIKU, DAN MESKIPUN PEDANG DIBALIK SAYAP-SAYAPNYA MELUKAIMU....

Bintang berlari terengah-engah,sulit memang bermain bola di rawa-rawa spt itu.Biarpun dirinya berusaha lari secepat Theo Wallcot atau setangguh Ivan Gattuso,tetep aj larinya seperti modem Smart (yg gak sesuai dng iklan`y di TV) loadingnya Lamaaaaaaa banget.
Walaupun begitu dia tetap berusaha sok berwibawa didepan teman-teman 1 team`y...

"Kapten adalah kapten, dan seorang kapten harus bisa mengobarkan semangat tempur pada anak buahnya!" pikirnya.Dengan sisa-sisa tenaganya dia berusaha menguasai bola sepenuhnya.Tarik napas tahan sebentar...terus buang.Mudah2an cara itu bisa mengembalikan kembali tenaganya yang telah hilang.
"Bintang !! operkan bolanya padaku..!" terdengar Ronaldowati dari kejauhan.
Baru saja bintang mau mengoperkan bolanya tiba-tiba Tsubasa, Hyuga, Wakabayashi, dan Wakabayan (kek`y yg stu ini ngarang dweh?) sudah mengelilinginya dngan formasi maut.THE FIRE DRAGON SNAKE.
blum sempat Bintang berpikir panjang tiba-tiba kepala Dragon Snake yg tak lain adlh Tsubasa sdh ada dihadapannya dan siap merebut bola.
"Watiiiiiiii...........! terima ini...! "
"Buukk !"
TING TONG
"Assalamualaikum...."
Bintang terbangun dari tdurnya.
"Hufh...sialan ternyata cma mimpi".Males sbenernya dia beranjak dari tempat tdurnya, tpi lagi-lagi swara bel membuyarkan alam bawah sadarnya.
"Ough D.A.M.N.E.D !!" Bintang melihat ke skeliling tempat tdur`y.Bantal-bantal butut yg berserakan, bahkan ada jga yg ada di atas lemari kamarnya.. (ah gak mngkin !) mngkin sewaktu dia menendang bola ternyata bantal-bantal bututnya yg menjdi sasaran.
"Tunggu sebentar! " iapun bergegas ke ruang tamu.
Begitu pintu dibuka Nyit Nyot sdh ada dihadapannya.Dengan senyum yang jauh dari kata manis dan lebih dekat ke kata najizme dia menyeringai...
"Aku mengganggu ya Tang ?" Berlagak polos...
"Oh ga papa, ada apa Nyit ?"
"Ini Tang kamu kan biasa motret,ni Kamera Nourma temen q ", tpi dia gak bisa masukin film negative`y ke sini. Tolong masukin yhua..!"
"NOURMA ???"
Bintang tertegun sejenak, dia kenal cewek yg satu ini, tpi gak kenal-kenal amat sih...cma sekedar tau nama`y n wajah`y aj sepintas...
Hitam manies,bermata indah dan berlesung pipit
"Oh iya deh, sini kameranya.."
setelah film negative dipasang Nyit-Nyot berterima kasih dan buru2 pergi...
"Thanx yhua Tang...km baik dweh.." puji Nyit-Nyot (byasa cewek.com)

Ini adalah awal...
dmana bunga-bunga cinta yg semu akan membelit dan membelit Bintang dng aromanya yg lembut, tpi menancapkan durinya yg tajam dan menebarkan serbuk racun`y yg pahit dikehihdupan`y Bintang.
"Sekuntum Mawar Berduri"

Ini cma sepenggal kisah KENAPA MESTI AKU ??

TO BE CONTINUED

KARENA KAMU CINTA


Pernahkah kau ingat shobat...
Tentang benang-benang biru persahabatan.Tentang merpati yg terbang bebas jauh tinggi melayang....
g ada pertengkaran, g ada saling tuding dan menyalahkan...ga ada sensitifitas,dan ga ada kata2 cinta murahan....!!
Aku bukanlah lelaki yg terlalu nista mencintai...
dan bukanlah bajingan yg keji...
Aku hanya manusia yg mencoba mencari-cari letak titik kesilapanku
Hingga sswt itu hilang, tpi yg ada cma ego belaka...
bukankah Tuhan menganugerahkan "rasa" dan kita tak pandai tuk berkelit dan menghindari kuasa-Nya ?
setiap orang pnya masa lalu, dan aku bkanlah org yg smpurna...
Yang hanya sekedar ingin tahu
Aku hnyalah orang yg slalu salah dng "cara..."
Tapi kenapa harus selalu aku...
dan aku...
Yang cma jdi onggokan sampah dmatamu...
Ataukah mngkin "cinta" mengalahkan sgalanya....??

AADA (Ada Apa Dengan Aku)?

Wanita datang atas nama harapan
Fajar pagi mengembang
Sudut coklat mata indahnya
Membias setiap lunglai langkah
Nyanyikan bait-bait cinta biru malamku

Kutemukan jalan berbatu...
Darah...
dan bangkai busuk babi itu !
Namun dimana pemburu ?

Haruskah ku lari kehutan kemudian teriakku
Kulari kepantai kemudian teiakku
(Anjing, babi, monyet, bangsat !!!)
Namun sayang...
Ini bukan AADC kawan...

Biarkan ku berbagi rasa dengan cawan-cawan anggur
Menikmati disetiap pahit getirnya
Mencekik leherku membiru....

Dalam tetesan darah sejarah.....

Dalam dingin dan kaku

Aku diam...